Kamis, 03 Agustus 2017

"Pertanian Di desa Jenangger"



ASPEK PERTANIAN DI DESA JENANGGER

Masyarakat Desa Jenangger mayoritas bermata pencaharian petani karena di desa ini didukung dengan lahan persawahan dan lahan perbukitan atau tegalan. Kedua jenis lahan tersebut sangat berpotensi untuk mengembangkan pertanian di desa ini. Lahan sawah oleh mayoritas petani ditanami sesuai musim. Musim kemarau biasanya ditanami beberapa komoditi seperti tanaman cabe, mentimun, tomat, kacang tanah, kacang panjang dan tembakau. Saat musim hujan biasanya ditanami komoditi padi, jagung, dan kacang panjang.



            Daerah perbukitan merupakan lahan tadah hujan yaitu mayoritas oleh petani hanya ditanami saat musim hujan, hampir sama dimanfaatkan seperti lahan sawah. Sehingga pemanfaatan lahan masih kurang optimal.
Sealain tanaman yang ditanam di sawah dan di tegal atau perbukitan, lahan pekarangan juga dimanfaatkan oleh masyarakat dengan ditanami beberapa komoditi seperti pohon pisang, tanaman obat dan pohon kelapa. Selain lahan pekarangan, pematang lahan atau batas antar lahan oleh petani ditanami pohon kelapa dan siwalan.
Potensi kedua lahan di desa Jenannger untuk kedepannya bisa diupayan menanam tanaman hortikultura jenis buah segar seperti pepaya, alpukat,kelengkeng, melon, semangka dan tanaman sirsak.
By : Faisol Bashari, Imamatul ‘Ulya
                                         KKN Tematik 32 UTM
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar