Minggu, 13 Agustus 2017

Ekonomi



SEKTOR EKONOMI DESA JENANGGER

Desa Jenangger merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep. Desa Batang-batang terletak di kaki gunung pekol dan berada diantara desa Candi dan Desa Totosan. Karena letak desa Jenangger yang berada di kaki gunung pekol, banyak warga masyarakat desa yang berprofesi dalam bidang pertanian dan perkebunan. Jika melewati desa ini maka kita bisa melihat area persawahan yang cukup luas, persawahan di desa Jenangger di tanami berbagai macam tanaman. Misalnya, tanaman jagung, mentimun, cabe, padi, dan juga tembakau, selain itu Kita juga bisa melihat beberapa rumah yang dihalamannya terdapat pohon kelapa dan pohon kelor.
Desa jenangger memiliki banyak pohon kelapa dan pohon siwalan dan dari hasil pohon kelapa buahnya di jual ke pasar dengan harga yang bisa di bilang murah yaitu seharga Rp. 4.000/biji. Dengan melimpahnya pohon kelapa warga desa jenangger dapat menambah perekonomiannya dengan cara mengolah buah pohon kelapa menjadi bahan olahan seperti virgin coconut oil yang dimana jika di jual harganya bisa lebih mahal jika dibandingkan dengan di jual buah kelapanya saja.
Di setiap rumah warga banyak di tanami pohon kelor dan daunnya di buat sayur atau di jual ke pasar  dengan harga yang sangat murah. Hal ini disebabkan karena banyaknya pohon kelor yang tumbuh di halaman rumah warga .  Jika dilihat dari banyaknya pohon kelor warga desa jenangger bisa memanfaatkannya sebagai olahan produk seperti kerupuk kelor yang bisa menambah nilai ekonomi warga desa jenangger.

Dari data survei tahun 2014 dan tahun 2015 di desa Jenangger ini terdapat 4 (empat) toko yang berdiri. Selain itu, Di desa ini juga terdapat warung-warung kecil yang menyediakan makanan seperti rujak, soto, nasi campur dan juga kaldu. Adapun sebagian masyarakat desa Jenangger ada yang berjualan atau berdagang dipasar yang terletak tidak jauh dari desa Jenangger yaitu di desa Candi. 


Dari data survei yang ada dan dari pandangan secara umum masyarakat di desa Jenangger ini sebagian besar  berprofesi sebagai seorang petani dan pedagang. Mereka memenuhi kebutuhan sehari-harinya dari berjualan/berdagang dan dari hasil pertanian yang mereka tanam.
By : Ernawati Dewi , Tri Puji Astuti,  Dimas Baiquni Ahmad Fakultas Ekonomi dan Bisnis